Cara Mengubah Folder Default Windows untuk Instalasi Berbagai Aplikasi

Jika Anda pernah mencoba untuk mengatur aplikasi default lain untuk membuka folder file pada Windows XP dan mengubahnya kembali setelah itu, Anda akan mengalami bug yang sangat menjengkelkan.

Jika Anda mencoba untuk mengembalikan pengaturan default dari aplikasi untuk membuka folder, folder tidak akan lagi terbuka seperti sebelumnya (jendela Explorer normal, folder lebih lanjut terbuka di jendela yang sama) tetapi akan membuka jendela pencarian di DoubleClick.

Setiap kali pengguna meluncurkan Windows Explorer, itu membuka folder default yang dokumen saya (di Windows XP atau sebelumnya) atau dokumen (di Windows Vista). Jika Anda menggunakan folder lain sebagai folder kerja dan perlu untuk mengakses folder yang berbeda yang menyimpan sebagian besar file Anda lebih sering daripada dokumen saya menggunakan Windows Explorer, itu mungkin untuk mengubah pengaturan folder default Windows Explorer dan menetapkan folder lain sebagai folder default sehingga setiap kali Windows Explorer dimulai, ia akan menampilkan isi dari folder lain yang berbeda, bukan folder My Documents.

Anda tidak dapat mencapai perilaku sebelumnya dengan mencoba untuk me-reset di panel kontrol. Apa yang harus Anda lakukan adalah untuk membuat sebuah tindakan pembukaan baru untuk file folder dan mengaturnya sebagai default.

Secara default Windows XP akan menginstali semua aplikasi ke dalam folder “Program Files” dalam drive C. Padahal, drive C yang Anda miliki kapasitasnya sudah minim. Partisi lainnya seperti drive D atau E justru memiliki kapasitas yang besar. Apakah setting bawaan Windows ini bisa Anda ubah?

Tips jawabannya tentu saja bisa. Anda bisa mengubah setting folder untuk meletakkan file-file instalasi dari berbagai aplikasi supaya “masuk” ke dalam folder yang Anda inginkan (bukan folder “Program Files”). Namun, untuk melakukannya, Anda harus mengubah beberapa susunan registry Windows.

Sebagai langkah pertama, Anda harus menyiapkan sebuah folder khusus yang akan dijadikan folder standar tempat menyimpan file-file instalasi dari berbagai aplikasi Windows. Oleh karena itu, buat folder baru dalam sebuah partisi, misalnya “D:\Aplikasi”. Apabila Anda memiliki beberapa partisi, folder tidak harus berada di dalam drive C. Apabila Anda sudah selesai membuat folder tersebut, Anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu mengedit registry.

Untuk mengedit registry, buka program registry editor dari menu “Start | Run”. Ketikkan “Regedit” lalu klik “OK”.

Jika program registry editor sudah terbuka, Anda dapat menuju ke dalam key “‘HKEY_ LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windows | Current-Version”. Anda perhatikan entry-entry yang terdapat di window kanan. Anda cari entry bernama “Program-FilesDir”. Klik ganda entry tersebut lalu ubah folder yang ada dalam “Value data” dengan folder favorit Anda (D:\Aplikasi). Setelah itu, klik “OK”. Selanjutnya, klik ganda lagi untuk entry berikutnya yang bernama “ProgramFilesPatch”. Isikan di bagian value data dengan nama folder favorit Anda dengan tambahan tanda “%”. Untuk contoh ini, berarti Anda harus mengetikkan “%Aplikasi°/o” (tanpa tanda kutip) dalam Value data lalu klik “OK”. Sekarang Anda tutup program registry editor lalu lakukan restart PC. Anda dapat menguji trik yang baru saja Anda buat setelah PC kembali menampilkan desktop Windows XP. Coba lakukan instalasi salah satu aplikasi dari koleksi program-program Windows Anda. Anda lihat perubahannya saat program instalasi mengonfirmasi folder standar untuk menyimpan file-filenya.