Daftar 6 Hardisk 3.5 Inch Terbaik dipasaran

Enam harddisk dengan form factor 3,5 inchi, lebih dikhususkan untuk PC desktop bertarung dalam “group test” kati ini. Hanya satu peserta yang masih mengandalkan interface PATA. Buffer size 16 MB jadi bagian spesifikasi standar peserta kali ini. Bahkan satu di antaranya sudah menggunakan buffer size sebesar 32 MB.

Kapasitas terbesar yang kami uji kali ini sebesar 1TB (terabyte). Sayangnya, hanya 1 produsen yang menyediakan sampel produknya untuk kami uji pada kesempatan kali ini. Tiga produk di antaranya juga sudah menerapkan teknologi perpendicular recording, untuk meningkatkan densitas data pada platter harddisk. Harganya pun terbilang terjangkau, apalagi mengingat kapasitas yang ditawarkan. Pada “group test” harddisk 3,5 inchi kali ini menawarkan range harga US$O, 30-0,45 per GB. Bandingkan ongkos yang harus dikeluarkan dengan media penyimpanan lain, itu sebabnya masih cukup banyak pengguna PC yang sangat mengandalkan media penyimpanan yang satu ini.

Hitachi Deskstar 7K1000 dengan kapasitas 1 TB pada kesempatan kali ini meraih dua penghargaan sekaligus. Yaitu, “techno kita Best Performance” dan “techno kita Best Product”, di mana pesaingnya kali ini memang masih tertinggal dibandingkan apa yang diberikannya. Sedangkan untuk penghargaan “techno kita Best Buy”, Samsung Spinpoint T series HD501U dengan kapasitas 500 GB. Untuk kategori ini, menempel ketat adalah WD Caviar SE16 WD7500AAKS, sayangnya kali ini masih harus mengalah.

Sekiranya yang Anda butuhkan adalah informasi produk untuk media

“Bahkan satu di antaranya sudah menggunakan buffer size sebesar 32 MB.”

penyimpanan eksternal, juga tersedia pada kesempatan kali ini. Tiga harddisk eksternal portabel juga tersedia.

Tidak ketinggalan beberapa motherboard dari pabrikan ternama, baik untuk platform AMD socket AM2 ataupun Intel LGA775. Perwakilan chipset Intel generasi baru juga berkesempatan unjuk gigi kali ini.

Video card juga tidak ketinggalan, baik dari seri mainstream, sampai kelas high-end. Mana yang tepat untuk kebutuhan Anda? Selengkapnya silakan membaca lebih lanjut rubrik “Hardware Test” kali ini.

Hitachi Deskstar 7K1000 1TB

Tidak semua orang akan membutuhkan harddisk berkapasitas sebesar ini. 1TB atau tepatnya 931,5 GB, adalah kapasitas yang memang besar. Namun ia memiliki beberapa spesifikasi yang menarik dibandingkan produk serupa. Lihat saja ukuran buffer yang tersedia untuk produk ini. Kurang lebih sekitar 32 MB, ukuran buffer size yang tidak ditemukan di kebanyakan harddisk.

Untuk Hitachi Deskstar 7K1000 dengan kapasitas 1TB ini memiliki nomor model HDS721010KLA330. Tersedia juga pilihan dengan kapasitas 750 GB. Kedua produk Hitachi Deskstar 7K1000 ini sudah menggunakan teknologi yang disebut sebagai perpendicular magnetic recording (PMR). Ini memungkinkan untuk para produsen meningkatkan densitas kapasitas yang mampu ditampung, tanpa memperbesar ukurannya secara fisik.

Kinerjanya pun juga sama sekali tidak dapat diremehkan. Dengan spesifikasi baik interface, kecepatan putar spindle, dan spesifikasi kebanyakan lainnya memang serupa dengan harddisk terkini. Namun dengan jumlah buffer yang lebih besar dua kali lipat dibanding produk kebanyakan membuatnya mampu menunjukkan keunggulannya.

Kecepatan transfer rate cukup jauh di atas rata-rata. Demikian juga untuk tingkat CPU usage dan angka yang dihasilkan pada PCMarkO4 HDD Test Suite. Sayangnya, tidak demikian dengan penilaian lainnya. Terutama untuk temperatur maksimal saat beroperasi. Selama pengujian, tercatat produk ini mencapai hingga temperature 56°C. Namun, hal ini masih dalam batas toleransi untuk beroperasi, sesuai pada spesifikasi yang dimilikinya (5-60°C).

Dengan kapasitas sebesar ini, membuatnya ideal bagi yang membutuhkan harddisk berkapasitas besar. Baik untuk kebutuhan network storage, video editing, ataupun gaming PC, mengingat kebutuhan harddisk space pada game yang terus bertambah. Untuk kinerja pada round-up kali ini, produk ini menunjukkan keunggulannya, walaupun belum merupakan harddisk berkinerja terbaik yang pernah kami uji. Harga termasuk mahal, namun tidak demikian jika membandingkan harga per MB yang hanya sekitar US$O,37 per GB.

Samsung Spinpoint T series 5OOGB

Untuk ukuran sekarang, harddisk dengan kapasitas 500 GB dapat dikatakan sebagai ukuran yang ideal. Dengan kapasitas sebesar ini, Anda akan mendapatkan kapasitas yang memadai. Sesuatu yang cukup penting, sekiranya ruang yang tersisa untuk penambahan harddisk terbilang terbatas. Demikian juga katakanlah seperti keterbatasan daya power supply dan keterbatasan lainnya.

Untuk produk yang terdeteksi sebagai Samsung HD501U tidak memiliki spesifikasi yang menonjol dibanding pesaingnya kali ini. Namun, tentu saja masih tidak dapat diremehkan begitu saja.

Kinerjanya sama sekali tidak kalah dengan kebanyakan produk serupa. Transfer rate masih cukup jauh di atas rata-rata, dan mampu menyaingi kebanyakan produk sekelas. Demikian juga dengan CPU usage dan PCMarkO4 HDD Test Suite yang masih memuaskan. Temperatur maksimal saat beroperasi juga masih dalam range rata-rata kebanyakan produk harddisk yang selama ini kami uji. Artinya, produk ini cukup layak dipertimbangkan untuk dipergunakan, bahkan pada perangkat dengan ruang harddisk terbatas. Katakanlah pada sebuah NAS, multimedia center, dan sebagainya.

Hanya saja ia sedikit tertinggal untuk access time, bahkan untuk round-up kali ini. Ini cukup mengecewakan mengingat interface yang digunakan, dan spesifikasi lain yang dimilikinya, seharusnya produk ini mampu memiliki kinerja yang lebih baik.

Dari kapasitas yang dimilikinya, ia memang masih pantas untuk dipertimbangkan, khususnya untuk Anda yang membutuhkan harddisk berkapasitas besar. Meskipun ia tidak memiliki kinerja yang terdepan, namun ia memiliki harga penawaran yang bersaing, dan pantas meraih penghargaan Best Buy kali ini. Dengan jaminan garansi dua tahun yang cukup memberikan ketenangan bagi penggunanya

Seagate Barracuda 7200.10 750GB ST3750640AS

Dua dari enam harddisk pada round-up kali ini adalah harddisk dengan kapasitas 750GB. Untuk produk Barracuda 7200.10 ST3750640AS ini, kapasitas sebenarnya adalah 698.6 GB setelah terformat.

Secara fisik tidak ada yang terlalu istimewa.

Bahkan dibandingkan harddisk Seagate Barracuda seri terdahulu tidak ada perbedaan yang signifikan. Jika kebetulan Anda memiliki harddisk Seagate Barracuda, dapat langsung membandingkannya dengan produk ini.

Demikian juga dengan spesifikasinya. Produk generasi ke-10 dari seri Seagate Barracuda ini juga tidak memiliki sesuatu yang benar-benar baru. Kecuali penggunaan teknologi perpendicularrecording untuk meningkatkan densitas data. Sebagai catatan, 750 GB adalah kapasitas terbesar yang ditawarkan dari seri Barracuda 7200.10 ini, dengan pilihan interface SATA maupun PATA. Kapasitas yang lebih besar dari ini, tersedia pada seri Barracuda 7200.11 yang sudah menggunakan teknologi generasi kedua perpendicular recording dari Seagate. Sayangnya, sampai tulisan ini diturunkan, kami belum mendapatkan kesempatan menguji langsung produk seri Barracuda 7200.11.

Memang produk ini bukan lagi produk terbaru yang dimiliki oleh Seagate, namun masih mampu bersaing dengan produk sekelas. Untuk kinerja, produk ini bukanlah lagi yang terdepan. Untuk transfer rate, tingkat CPU usage, dan PCMarkO4 HDD Test Suite ia masih mampu menandingi produk kebanyakan. Sayangnya, ia agak tertinggal untuk penilaian yang lainnya. Untungnya, ia juga sudah memiliki karakteristik rasio kecepatan read dan write yang baik, seperti kebanyakan produk terkini, hampir mendekati 1:1.

Untuk harga memang cukup mahal, namun mempertimbangkan kapasitasnya, maka kurang lebih produk ini memiliki rasio harga US$0,42 per GB. Pantas untuk dijadikan pertimbangan untuk memiliki harddisk berkapasitas ekstra besar seperti produk ini

WD Caviar SE16 400GB WD4000AAKB

Dari enam peserta round-up harddisk dengan form factor 3,5 inci ini, WD Caviar SE16 WD4000AAKB memiliki kapasitas yang paling kecil. Dengan kapasitas “hanya” 400 GB, atau tepatnya 372,6 GB setelah terformat, la juga memiliki interface yang berbeda dibandingkan lima produk yang lain. Untuk produk ini masih menggunakan interface paralel ATA, atau juga dikenal sebagai EIDE. Dengan data transfer rate maksimal 100 MB/s untuk UDMA Mode 5 (Ultra ATA/100) seperti keterbatasan yang dimiliki pada produk ini.

Bentuk fisik, jika dibandingkan produk WD seri Caviar lainnya tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Kecuali tentu saja pada produk ini adalah masih menggunakan interface PATA. Demikian juga dengan spesifikasi, tidak ada yang perlu dikeluhkan dibandingkan kebanyakan produk harddisk untuk desktop.

Tapi, keterbatasan kecepatan interface yang digunakan sedikit banyak membatasi kemampuan produk ini. Transfer rate memang belum terlalu mengecewakan. Tetapi dibandingkan pesaingnya kali ini, ia terlihat cukup tertinggal. Demikian juga untuk PCMarkO4 HDD Test Suite. Produk ini juga memiliki perbandingan kecepatan read dan write dengan selisih kurang lebih 14% lebih lambat untuk proses write. Sedangkan untuk produk peserta roundup lainnya, selisih kecepatan write dan read tidak lebih dari 10%. Bahkan ada salah satu produk yang memiliki kecepatan write hingga 7% lebih cepat dibanding proses read.

Secara keseluruhan produk ini sama sekali tidak mengecewakan. Namun, harus mengakui keunggulan beberapa pesaingnya kali ini. Dengan kapasitas 400 GB dan interface PATA, mungkin perlu dipertimbangkan bagi yang masih tergantung pada interface yang satu ini. Namun jika kebutuhan Anda, tidak lagi mewajibkan kebutuhan harddisk ber-interface PATA, ada baiknya untuk mempertimbangkan produk lain yang sudah menggunakan interface SATA.

WD Caviar SE16 750GB WD7500AAKS

Pada kesempatan round-up kali ini, ia adalah produk kedua yang juga menawarkan kapasitas 750 GB. Untuk produk yang satu ini, juga memiliki kapasitas 698.6 GB setelah terformat. Sama persis dengan kapasitas sebenarnya yang dimiliki produk dari produsen lain yang juga kami bahas pada kesempatan kali ini.

Dibandingkan dengan WD Caviar SE16 WD4000AAKB, ia memiliki banyak kesamaan. Baik dari bentuk fisik, juga dari spesifikasi dan fitur yang dimiliki. Namun, keduanya yang menggunakan interface harddisk yang berbeda. Wajar mengingat keduanya sama-sama dari seri Caviar SE16. Perbedaaan keduanya ada pada fitur yang khusus tersedia pada kapasitas 750 GB ini. Seperti Perpendicular Magnetic Recording (PMR) yang hanya digunakan pada kapasitas 750 GB. Juga StableTrac, yang mengurangi ketidakstabilan akibat getaran poros spindle ataupun perputaran platter, sehing menghasilkan proses read dan write yang lebih akurat.

Kinerja keduanya memiliki perbedaan yang terlihat cukup jelas. Dapat terlihat jika membandingkan hasil pengujian yang kami dapatkan kali ini. Transfer rate terlihat jauh lebih baik untuk produk ini jika dibandingkan dengan WD Caviar SE16 WD4000AAKB, bahkan dibandingkan produk yang kami uji selama ini. Sayangnya, ia memiliki suhu kerja yang cukup tinggi, namun masih lebih dingin dibanding beberapa harddisk lain.

Dengan kapasitasnya yang ektra besar, ia patut dipertimbangkan bagi yang membutuhkannya. Kinerjanya secara keseluruhan juga mengesankan. Meskipun belum yang terbaik, dibanding produk yang pernah kami uji. Namun untuk round-up kali ini, secara kinerja keseluruhan menduduki peringkat kedua. Patut dijadikan pilihan, apalagi dengan waktu garansi yang hingga tiga tahun.